Skip to main content

Latihan02 (Encapsulation)

Latihan02 (Encapsulation) : Netbeans

Karakteristik ini merupakan suatu cara bagaimana menyembunyikan sedemikian rupa suatu proses kedalam sistem, hal ini berguna untuk menghindari interferensi dari luar sistem dan juga lebih untuk menyederhanakan sistem itu sendiri.

Kita ambil contoh, pada saat anda mengganti chanel TV menggunakan remote TV, apakah anda mengetahui proses yang terjadi didalam TV tersebut ?, maka jawabannya tidak tau, dan anda pun sebagai pembeli TV tidak mau dipusingkan dengan proses yang terjadi. Maka hal tersebut menyederhakan sistem.

Di dalam OOP, encapsulation dapat dilakukan dengan terlebih dahulu memahami access modifier yang mendefiniskan bagaimana suatu data atau method dapat diakses. Ada empat macam access modifier
pada OOP, yaitu:

- Private : hanya diakses class itu sendiri
- Public : dapat diakses dari manapun
- Protected : hanya dapat diakses dari package (satu folder) dan subclass
- Default : tanpa modifier, hanya bisa diakses dari package dan class itu sendiri.





Contoh Sederhana :

Buatlah sebuah Class dengan nama Belajar.Java (jika kalian mengikuti latihan01 kalian bisa membuatnya diprojek latihansaya)

Masukkan Coding berikut :
public class Belajar {
public String x ="Pintar";
private String y ="Bodoh";
}



Buatlah sebuah Class dengan nama Pintar.java didalam package yang sama.

Masukkan Coding berikut :
public class Pintar {
public static void main(String[]args){
Belajar panggil = new Belajar();
System.out.println("Panggil X :"+panggil.x);
System.out.println("Panggil Y :"+panggil.y);
}
}

Penjelasan :
Fungsi public yang terdapat dalam class Belajar pada variable x, memungkinkan nilai dari variable x dapat diakses oleh class Pintar. Sedangkan variable y yang menggunakan fungsi private tidak dapat dipanggil didalam class Pintar.







Comments

Popular posts from this blog

Menambahkan Peraturan Komentar Pada Blog

Menambahkan Peraturan Komentar Pada Blog : Ngblog Menulis sebuah artikel dan dikomentari dengan link aktif/promosi produk dan kata kata spam lainnya memang tidak mengenakan anda mungkin akan sangat merasa kecewa sekali, anda mungkin seperti menulis sebuah artikel namun tidak dihargai karyanya oleh orang lain. Mungkin membuat aturan berkomentar di blog adalah salah 1 cara menetralisirnya, mungkin jika ada aturan tersebut orang berpikir 2 kali untuk meninggalkan komentar Spam, lalu bagaimana cara membuat aturan komentar tersebut? langsung saja kita praktekan Ikuti langkah berikut : Login ke bloger,masuk ke blog yang anda inginkan, Klik Setelan -> POS-KOMENTAR   Scroll kebawah dan cari menu "pesan formulir komentar" klik tambahkan , dan isi kolom sesuai keinginan kalian atau peraturan yang kalian inginkan.  Setelah selesai silakan klik simpan setelan dipojok kanan atas. Lihat hasilnya di blog kalian ,akan seperti ini : Jika ada pertanyaan...

Contoh Program C++ : Konversi Bilangan Hexadesimal, Oktal , Biner.

Hai Pembaca FajarYusuf.Com yang pintar dan berwawasan tinggi, kali ini FajarYusuf.Com akan post Contoh Program C++ : Konversi Bilangan Hexadesimal, Oktal , Biner . Mari kita membuat program konversi bilangan yang sangat mudah di buat dengan menggunakan bahasa pemrograman C++. Yaitu dengan menggunakan type data long, untuk Hexadesimal dengan rumus : <<hex<<desimal (merubah dari bilangan Desimal ke Hexadesimal) , untuk Oktal dengan rumus : <<oct<<desimal (merubah dari bilangan Desimal ke Oktal). Dan untuk biner dilakukan pembagian 2. Contoh Coding Program C++ Konversi Bilangan: #include<iostream> using namespace std; int main() { long desimal, pembagi=1073741824, bit; cout<<"Nilai Desimal : "; cin>>desimal; cout<<"Hexadesimal = "<<hex<<desimal<<endl; cout<<"Oktal = "<<oct<<desimal<<endl; ...

Array Pada Golang

Array Array adalah sebuah urutan bernomor elemen type tunggal dengan panjang yang tetap. Di Go bisa digunakan array seperti koding ini: var x [5] int Arti dari baris diatas yaitu x adalah contoh variabel array yang terdiri dari 5 urutan bertipe integer. Mari kita coba membuat codingan array  kalian bisa mencobanya klik disini  : package main import "fmt" func main() { var x [5]int x[4] = 100 fmt.Println(x) } Kamu akan melihat hasil output ini: [0 0 0 0 100] x [4] = 100 jika dibaca akan seperti ini "mengatur elemen ke-5 dari array x menjadi 100". Kelihatannya agak aneh bahwa x [4] mewakili elemen ke-5 dan bukannya yang ke-4. Untuk urutan array tidak sama seperti string, array diindeks mulai dari 0 .  Kita bisa mengubah fmt.Println (x) menjadi fmt.Println (x [4]) dan kita juga akan mendapatkan hasil yang sama yaitu 100. Berikut ini contoh program lain yang menggunakan array: package main import "fmt" func main() { var x [5]flo...