Pengenalan Operator
Mengenal Operator Aritmatika
Tabel dari operator aritmatika
Contoh Skrip aritmatika.php
<?php
$nilai1=32;
$nilai2=8;
$jumlah=$nilai1+$nilai2;
$kurang=$nilai1-$nilai2;
$kali=$nilai1*$nilai2;
$bagi=$nilai1/$nilai2;
$sisa=$nilai1%$nilai2;
print "Contoh operasi Aritmatika<br>";
print "Nilai \$nilai1=$nilai1 dan \$nilai2=$nilai2<br><br>";
print "\$nilai1 + \$nilai2=$jumlah<br>";
print "\$nilai1 - \$nilai2=$kurang<br>";
print "\$nilai1 * \$nilai2=$kali<br>";
print "\$nilai1 / \$nilai2=$bagi<br>";
print "\$nilai1 % \$nilai2=$sisa<br>";
?>
$nilai1=32;
$nilai2=8;
$jumlah=$nilai1+$nilai2;
$kurang=$nilai1-$nilai2;
$kali=$nilai1*$nilai2;
$bagi=$nilai1/$nilai2;
$sisa=$nilai1%$nilai2;
print "Contoh operasi Aritmatika<br>";
print "Nilai \$nilai1=$nilai1 dan \$nilai2=$nilai2<br><br>";
print "\$nilai1 + \$nilai2=$jumlah<br>";
print "\$nilai1 - \$nilai2=$kurang<br>";
print "\$nilai1 * \$nilai2=$kali<br>";
print "\$nilai1 / \$nilai2=$bagi<br>";
print "\$nilai1 % \$nilai2=$sisa<br>";
?>
Mengenal Operator Assigment
Berikut tabel simbol dan fugsi dari operator assignment yang biasa digunakan
Contoh Skrip assignment.php
<?php
$data1=10;
$data1+=2;
print "Nilai \$data1 adalah $data1 <br><br>";
$data2=10;
$data2-=5;
print "Nilai \$data2 adalah $data2 <br><br>";
$data3=10;
$data3*=4;
print "Nilai \$data3 adalah $data3 <br><br>";
$data4=20;
$data4/=5;
print "Nilai \$data4 adalah $data4 <br><br>";
$data5=12;
$data5%=7;
print "Nilai \$data5 adalah $data5";
?>
$data1=10;
$data1+=2;
print "Nilai \$data1 adalah $data1 <br><br>";
$data2=10;
$data2-=5;
print "Nilai \$data2 adalah $data2 <br><br>";
$data3=10;
$data3*=4;
print "Nilai \$data3 adalah $data3 <br><br>";
$data4=20;
$data4/=5;
print "Nilai \$data4 adalah $data4 <br><br>";
$data5=12;
$data5%=7;
print "Nilai \$data5 adalah $data5";
?>
Contoh Skrip perbandingan.php
<?php
$a=12;
$b=13;
print "Variabel \$a = $a dan \$b = $b <br><br>";
print("Nilai \$a == \$b adalah %s <br>",$a==$b);
print("Nilai \$a <> \$b adalah %d <br>",$a<>$b);
print("Nilai \$a > \$b adalah %d <br>",$a>$b);
print("Nilai \$a < \$b adalah %d <br>",$a<$b);
print("Nilai \$a <= \$b adalah %d <br>",$a<=$b);
print("Nilai \$a >= \$b adalah %d <br><br>",$a>=$b);
print"Keterangan:<br>";
print "Nilai 1 berarti Benar/True<br>";
print "Nilai 0 berarti Salah/False";
?>
$a=12;
$b=13;
print "Variabel \$a = $a dan \$b = $b <br><br>";
print("Nilai \$a == \$b adalah %s <br>",$a==$b);
print("Nilai \$a <> \$b adalah %d <br>",$a<>$b);
print("Nilai \$a > \$b adalah %d <br>",$a>$b);
print("Nilai \$a < \$b adalah %d <br>",$a<$b);
print("Nilai \$a <= \$b adalah %d <br>",$a<=$b);
print("Nilai \$a >= \$b adalah %d <br><br>",$a>=$b);
print"Keterangan:<br>";
print "Nilai 1 berarti Benar/True<br>";
print "Nilai 0 berarti Salah/False";
?>
Ada operator lain yang dimasukkan dalam kategori operator perbandingan yaitu operator ternary "?:". Penggunaan operator ternary identik dengan pemakaian if .. else. Contoh pnggunaan dari operator ternary adalah sebagai berikut :
Contoh Skrip ternary.php
<?php
$a=12;
$b=13;
$c=$a<$b;
print "Nilai \$a adalah $a <br>";
print "Nilai \$b adalah $b <br><br>";
print "\$c=\$a<\$b<br>";
print "Hasil operasi diatas adalah <br>";
if($c)
{
print"True atau 1 <br><br>";
}
else
{
print"False atau 0 <br><br>";
}
print "Jika menggunakan operator ternary yaitu : <br>";
print "\$c =((\$a < \b)) ? 'True atau 1' : 'False atau 0'"."<br>";
print "Hasilnya adalah : ";
print $c=(($a<$b))? 'True atau 1' : 'False atau 0';
?>
$a=12;
$b=13;
$c=$a<$b;
print "Nilai \$a adalah $a <br>";
print "Nilai \$b adalah $b <br><br>";
print "\$c=\$a<\$b<br>";
print "Hasil operasi diatas adalah <br>";
if($c)
{
print"True atau 1 <br><br>";
}
else
{
print"False atau 0 <br><br>";
}
print "Jika menggunakan operator ternary yaitu : <br>";
print "\$c =((\$a < \b)) ? 'True atau 1' : 'False atau 0'"."<br>";
print "Hasilnya adalah : ";
print $c=(($a<$b))? 'True atau 1' : 'False atau 0';
?>
Hasilnya :
Mengenal Operator String
Ada dua jenis operator string yang digunakan yaitu operator .(titik) dan operator .=(titik sama dengan) Operator . merangkaikan kata argumen yang dikiri dengan kata argumen yang dikanan. Sedangkan operator .= merangkaikan argumen dikanan dengan yang di kiri. Kedua operator tersebut fungsinya hampir sama yaitu untuk merangkaikan kata sebelum dan sesudahnya. Namun penggunaan operator .= lebih praktis dan hasil operasi dapat disimpan ke variabel yang sama. Untuk lebih jelas, Kamu bisa mencoba skrip program berikut ini.Skrip String.php
<?php
$a="Selamat ";
$b=$a."Datang";
print "$b <br>";
$a="Selamat"; $b.="";print "$b<br>";
?>
$a="Selamat ";
$b=$a."Datang";
print "$b <br>";
$a="Selamat"; $b.="";print "$b<br>";
?>
Hasilnya :
Jika ada pertanyaan silakan berkomentar.
Jangan Lupa like dan share.
Belajar Pemrograman di fajaryusuf.com aja. :)
MATERI PEMROGRAMAN PHP
Jika kalian baru di pemrograman PHP silakan belajar dari materi pertama :
Materi ke-1 : Cara Penulisan PHP
Materi ke-2 : Menyimpan Di Folder Lain
Materi ke-3 : Script PHP dalam bentuk Javascript
Materi ke-4 : PHP dalam HTML
Materi ke-5 : HTML dalam PHP
Materi ke-6 : Komentar dalam PHP
Materi ke-7 : Menampilkan Data
Materi ke-8 : Konfigurasi PHP
Materi ke-9 : Tipe data dan Variabel
Materi ke-10 : Pengenalan Operator
Materi ke-11 : Mengecek bilangan prima
Materi ke-12 : Membuat deret angka dan Kelipatan
Materi ke-13 : Membuat bentuk piramida PHP
Materi ke-14 : Mengurutkan karakter array dalam array
Materi ke-1 : Cara Penulisan PHP
Materi ke-2 : Menyimpan Di Folder Lain
Materi ke-3 : Script PHP dalam bentuk Javascript
Materi ke-4 : PHP dalam HTML
Materi ke-5 : HTML dalam PHP
Materi ke-6 : Komentar dalam PHP
Materi ke-7 : Menampilkan Data
Materi ke-8 : Konfigurasi PHP
Materi ke-9 : Tipe data dan Variabel
Materi ke-10 : Pengenalan Operator
Materi ke-11 : Mengecek bilangan prima
Materi ke-12 : Membuat deret angka dan Kelipatan
Materi ke-13 : Membuat bentuk piramida PHP
Materi ke-14 : Mengurutkan karakter array dalam array







Comments