Setelah kita belajar tentang Variabel dan Tipe data pada Javascript di materi sebelumnya, materi selanjutnya yang harus dipelajari adalah operator yang ada di Javascript.
Operator merupakan hal dasar yang harus dipahami dalam setiap bahasa pemrograman.
Karena kita akan banyak menggunakannya untuk melakukan berbagai macam operasi di dalam program.
Apa itu operator dan juga fungsinya?
Misalkan kita punya dua variabel seperti ini:
var a = 2;
var b = 3;
Bagaimana cara menjumblahkan variabel a dan b?
Jawabannya yaitu dengan menggunakan tanda plus (+).
var c = a + b;
Hasil penjumlahan dari variabel a dan b akan disimpan di dalam variabel c.
Tanda plus (+) adalah sebuah operator.
Kesimpulannya, jadi operator pada pemrograman itu :
Operator adalah simbol yang digunakan untuk melakukan operasi pada suatu nilai dan variabel.
Operator dalam pemrograman terbagi dalam 6 jenis:
- Operator aritmatika;
- Operator Penugasan (Assignment);
- Opeartor relasi atau perbandingan;
- Operator Logika;
- Operator Bitwise;
- Operator Ternary;
Operator wajib ada di setiap bahasa pemrograman. Ke 6 jenis operator di atas harus kamu pahami.
Pertama : Opeartor Aritmatika pada Javascript
Operator aritmatika merupakan operator untuk melakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, dsb.
Operator aritmatika terdiri dari:
Nama Operator Simbol Penjumlahan + Pengurangan - Perkalian * Pemangkatan ** Pembagian / Sisa Bagi %
Untuk melakukan operasi perkalian, kita menggunakan simbol asterik/bintang (*).
Jangan gunakan x, karena simbol x bukan termasuk dalam operator di dalam pemrograman, x adalah karakter.
Lalu untuk pemangkatan kita menggunakan asterik/bintang ganda (**).
Untuk pembagian, kita gunakan simbol garis miring (/).
Mari kita praktekan, kalian bisa mencoba di editor html fajaryusuf.com.
Contoh codingnya :
<script>
var a = 5;
var b = 3;
// menggunakan operator penjumlahan
var c = a + b;
console.log(c);
</script>
Hasilnya:
Coba juga untuk operator yang lainnya dengan coding berikut :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Operator Aritmatika</title>
</head>
<body>
<script>
var a = 15;
var b = 4;
var c = 0;
// pengurangan
c = a - b;
document.write(`${a} - ${b} = ${c}<br/>`);
// Perkalian
c = a * b;
document.write(`${a} * ${b} = ${c}<br/>`);
// pemangkatan
c = a ** b;
document.write(`${a} ** ${b} = ${c}<br/>`);
// Pembagian
c = a / b;
document.write(`${a} / ${b} = ${c}<br/>`);
// Modulo
c = a % b;
document.write(`${a} % ${b} = ${c}<br/>`);
</script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Coba pertikan operator modulo (%) dan operator penjumlahan (+).
Operator modulo adalah operator untuk menghitung sisa bagi.
Misal 4 dibagi 2, maka sisanya adalah 2.
4 % 2 = 2
Operator Penggabungan Teks
Pada Javascript, apabila kita akan melakukan operasi terhadap tipe data string atau teks menggunakan penjumlahan (+), maka yang akan terjadi adalah penggabungan kata; Bukan penjumlahan seperti type number.
Contohnya:
var a = "14" + "4";
Maka hasilnya akan:
144
Kenapa tidak 18?
Karena kedua angka tersebut merupakan type data string, perhatikan kedua angka tersebut diapit dengan tanda petik.
Kedua : Opertor Penugasan pada Javascript
Operator penugasan adalah operator yang digunakan untuk memberikan tugas kepada variabel. Biasanya digunakan untuk mengisi variabel.
Contohnya :
var a = 14;
Variabel a kita berikan tugas untuk menyimpan nilai 14.
Operator penugasan terdiri dari:
Nama Operator Simbol Pengisian Nilai = Pengisian dan Penambahan += Pengisian dan Pengurangan -= Pengisian dan Perkalian *= Pengisian dan Pemangkatan **= Pengisian dan Pembagian /= Pengisian dan Sisa bagi %=
Operator penugasan sama seperti operator aritmatika. Operator penugasan juga digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.
Contoh codingnya :
var jumlahView = 12;
// menggunakan operator penugasan penjumlahan
// untuk menambah nilai
jumlahView += 1;
Hasilnya:
Variabel jumlahView akan bertambah satu.
Maksud dari jumlahView += 1 adalah seperti ini:
jumlahView = jumlahView + 1;
Bisa dibaca:
Isi variabel jumlahView dengan penjumlahan dari nilai jumlahView sebelumnya dengan 1.
Khusus untuk operator penugasan yang dijumlahkan dan dikurangi dengan satu, bisa disingkat dengan ++ dan -- untuk pengurangan.
Contoh sederhanya :
var a = 2;
a++;
Maka nilai dari variabel a akan menjadi 3.
Lalu pertanyaanya:
Apa bedanya dengan operator penugasan dengan operator aritmatika?
Operator aritmatika hanya melakukan operasi aritmatika saja, sedangkan operator penugasan bertugas untuk melakukan operasi aritmatika dan juga pengisian.
Berikut ini contoh coding operator penugasan:
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Operator Penugasan</title>
</head>
<body>
<script>
document.write("Semula nilai diberi score : <br>");
// pengisian nilai
var score = 100;
document.write("score = "+ score + "<br/>");
// pengisian dan menjumlahan dengan 5
score += 5;
document.write("score ditambah 5 = "+ score + "<br/>");
// pengisian dan pengurangan dengan 2
score -= 2;
document.write("score dikurang 2 = "+ score + "<br/>");
// pengisian dan perkalian dengan 2
score *= 2;
document.write("score dikali 2 = "+ score + "<br/>");
// pengisian dan pembagian dengan 4
score /= 4;
document.write("score dibagi 4 = "+ score + "<br/>");
// pengisian dan pemangkatan dengan 2
score **= 2;
document.write("score dipangkat 2 = "+ score + "<br/>");
// pengisian dan modulo dengan 3;
score %= 3;
document.write("score dimodulo dengan 3 = "+ score + "<br/>");
</script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Ketiga : Operator Perbandingan pada Javascript
Operator relasi atau perbandingan adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai.
Operator perbandingan akan menghasilkan sebuah nilai boolean true dan false.
Operator perbandingan terdiri dari:
Nama Operator Simbol Lebih Besar > Lebih Kecil < Sama Dengan == atau === Tidak Sama dengan != atau !== Lebih Besar Sama dengan >= Lebih Kecil Sama dengan <= Pengisian dan Sisa bagi %=
Contoh Codingnya :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Operator Perbandingan</title>
</head>
<body>
<script>
var me = 20;
var you = 19;
// sama dengan
var result = me == you;
document.write(`${me} == ${you} = ${result}<br/>`);
// lebih besar
var result = me > you;
document.write(`${me} > ${you} = ${result}<br/>`);
// lebih besar samadengan
var result = me >= you;
document.write(`${me} >= ${you} = ${result}<br/>`);
// lebih kecil
var result = me < you;
document.write(`${me} < ${you} = ${result}<br/>`);
// lebih kecil samadengan
var result = me <= you;
document.write(`${me} <= ${you} = ${result}<br/>`);
// tidak samadengan
var result = me != you;
document.write(`${me} != ${you} = ${result}<br/>`);
</script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Pertanyaanya:
Apa perbedaan == (dua simbol samadengan) dengan === (tiga simbol samadengan)?
Perbandingan dengan menggunakan simbol == hanya akan membandingkan nilai saja. Sedangkan yang menggunakan === akan membandingkan dengan tipe data juga.
Contohnya :
// ini akan bernilai true
var a = "4" == 4; //-> true
// sedangkan ini akan bernilai false
var b = "4" === 4; //-> false
Mengapa nilai b bernilai false?
Karena "4" (string) dan 4 (integer). Tipe datanya berbeda.
Keempat : Opeartor Logika pada Javascript
Operator logika digunakan untuk melakukan operasi terhadap dua nilai boolean.
Operator ini terdiri dari:
Nama Operator Simbol Logika AND && Logika OR || Negasi/kebalikan !
Contoh Codingnya :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Operator Logika</title>
</head>
<body>
<script>
var me = 20;
var you = 19;
var right = me > you;
var wrong = me < you;
// operator && (and)
var hasil = right && wrong;
document.write(`${right} && ${wrong} = ${hasil}<br/>`);
// operator || (or)
var hasil = right || wrong;
document.write(`${right} || ${wrong} = ${hasil}<br/>`);
// operator ! (not)
var hasil = !right
document.write(`!${right} = ${hasil}<br/>`);
</script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Kelima : Opeartor Bitwise pada Javascript
Operator bitwise merupkan operator yang digunakan untuk operasi berdasarkan bit (biner).
Operator ini terdiri dari:
Nama Simbol di Java AND & OR | XOR ^ Negasi/kebalikan ~ Left Shift << Right Shift >> Left Shift (unsigned) <<< Right Shift (unsigned) >>>
Operator ini berlaku untuk tipe data int, long, short, char, dan byte.
Operator ini akan menghitung dari bit-ke-bit.
Misalnya, kita punya variabel a = 60 dan b = 13.
Bila dibuat dalam bentuk biner, akan menjadi seperti ini:
a = 00111100
b = 00001101
(perhatikan bilangan binernya, angka 0 dan 1)
Kemudian, dilakukan operasi bitwise
Operasi AND
a = 00111100
b = 00001101
a & b = 00001100
Operasi OR
a = 00111100
b = 00001101
a | b = 00111101
Operasi XOR
a = 00111100
b = 00001101
a ^ b = 00110001
Opearsi NOT (Negasi/kebalikan)
a = 00111100
~a = 11000011
Konsepnya memang hampir sama dengan opeartor Logika. Bedanya, Bitwise digunakan untuk biner.
Untuk lebih jelasnya, silakan dicoba coding berikut :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Operator Bitwise</title>
</head>
<body>
<script>
var x = 4;
var y = 3;
// operator bitwise and
var hasil = x & y;
document.write(`${x} & ${y} = ${hasil}<br/>`);
// operator bitwise or
var hasil = x | y;
document.write(`${x} | ${y} = ${hasil}<br/>`);
// operator bitwise xor
var hasil = x ^ y;
document.write(`${x} ^ ${y} = ${hasil}<br/>`);
// operator negasi
var hasil = ~x;
document.write(`~${x} = ${hasil}<br/>`);
// operator bitwise right shift >>
var hasil = x >> y;
document.write(`${x} >> ${y} = ${hasil}<br/>`);
// operator bitwise right shift <<
var hasil = x << y;
document.write(`${x} << ${y} = ${hasil}<br/>`);
// operator bitwise right shift (unsigned) >>>
var hasil = x >>> y;
document.write(`${x} >>> ${y} = ${hasil}<br/>`);
</script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Keenam : Opeartor Ternary pada Javascript
Terakhir ada operator Ternary.
Operator ternary merupakan operator yang teridiri dari tiga bagian.
Operator-operator sebelumnya hanya dua bagian saja, yaitu: bagian kiri dan kanan. Ini disebut operator binary.
Sementara operator trinary ada bagian kiri, tengah, dan kanan.
bagian kiri <operator> bagian tengah <operator> bagian kanan
Opertor ternary pada Javascript, biasanya digunakan untuk membuat sebuah percabangan if/else.
Simbol opertor ternary terdiri dari tanda tanya dan titik dua (?:).
Bentuknya seperti ini:
<kodisi> ? "benar" : "salah"
Perhatikan! <kondisi> dapat kita isi dengan ekspresi yang menghasilkan nilai true dan false.
Apabila kondisi bernilai true, maka "benar" yang akan dipilih dan sebaliknya, apabila false maka "salah" yang akan dipilih.
Opertor ini unik, seperti membuat pertanyaan.
Pada contoh di atas, “Kamu suka aku” adalah pertanyaan atau kondisi yang akan diperiksa.
Kalau jawabannya benar, maka iya. Sebaliknya akan tidak.
Lebih jelasnya, mari kita coba contoh coding ini :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Operator Ternary</title>
</head>
<body>
<script>
var pertanyaan = confirm("Apakah kamu menerima perasaanku?")
var hasil = pertanyaan ? "Kita Jadian!!" : "Kamu Jahat!!!";
document.write(hasil);
</script>
</body>
</html>
Hasilnya:







Comments