Skip to main content

Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript

Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript

Apa arti dari percabangan di javascript dan kenapa dinamakan percabangan?

Untuk anda yang belum pernah mendapatkan pelajaran ini di waktu sekolah, kuliah atau belajar tentang algoritme dan flowchart, mungkin ini istilah yang baru pertama anda dengar.

Istilah percabangan ini sebenarnya untuk menggambarkan alur proses dari sebuah program yang bercabang.

Pada flow chart, logika “IF ... THEN” digambarkan dalam bentuk cabang.

Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript

Karena hal itulah, ini disebut percabangan.

Selain percabangan, struktur ini juga disebut: control flow, decision, struktur kondisi, Struktur if, dsb.

Percabangan akan menjadikan program menjadi dapat berpikir dan menentukan tindakan sesuai dengan logika/kondisi yang kita berikan.

Pada pemrograman Javascript, terdapat sejumlah bentuk percabangan yang harus kita ketahui.

Berikut Pembahasannya ...

Percabangan yang pertama : IF

Percabangan if merupakan percabangan yang hanya memiliki satu blok pilihan saat kondisi bernilai benar.

Coba perhatikan flowchart berikut ini:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript

Flowchart tersebut dapat kita baca seperti ini:

“Jika total belanja lebih besar dari Rp 100.000, Maka tampilkan pesan Selamat, Anda dapat hadiah“

Kalau dibawah Rp 100.000 bagaimana?

Ya pesannya tidak ditampilkan.

Mari kita coba dalam program Javascript, Kamu bisa mencobanya disini :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan if</title>
</head>
<body>
    <script>
        var totalBelanja = prompt("Total belanja?", 0);
        if(totalBelanja > 100000){
            document.write("<h2>Selamat Anda dapat hadiah</h2>");
        }
        document.write("<p>Terimakasih sudah berbelanja di toko kami</p>");
    </script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
klik gambar untuk memperbesar


Perhatikan bagian ini:
if(totalBelanja > 100000){
    document.write("<h2>Selamat Anda dapat hadiah</h2>");
}
Ini yang disebut blok.

Blok program pada Javascript, diawali dengan tanda buka kurung kurawal { dan diakhiri dengan tutup kurung kurawal }.

Apabila di dalam blok hanya terdapat satu baris ekspresi atau statement, maka boleh tidak ditulis tanda kurung kurawalnya.

seperti ini :
if(totalBelanja > 100000)
    document.write("<h2>Selamat Anda dapat hadiah</h2>");

Percabangan yang kedua : if/else

Percabangan if/else merupakan percabangan yang memiliki dua blok pilihan.

Pilihan pertama untuk kondisi benar, dan pilihan kedua untuk kondisi salah (else).

Coba perhatikan flowchart ini:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript

Ini adalah flowchart untuk mengecek password.

Apabila password benar, pesan yang ada pada blok hijau akan ditampilkan: “Selamat datang bos!”

Tapi kalau salah, maka pesan yang ada di blok merah yang akan ditampilkan: “Password salah, coba lagi!”

Kemudian, pesan yang berada di blok abu-abu akan tetap ditampilkan, karena dia bukan bagian dari blok percabangan if/else.

Perhatikan arah panahnya, setiap blok if/else mengarah ke sana.
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
Untuk lebih jelasnya, mari kita coba dalam program berikut :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan if/else</title>
</head>
<body>
    <script>
        var password = prompt("Password:");
        if(password == "kopi"){
            document.write("<h2>Selamat datang bos!</h2>");
        } else {
            document.write("<p>Password salah, coba lagi!</p>");
        }
        document.write("<p>Terima kasih sudah menggunakan aplikasi ini!</p>");
    </script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
klik gambar untuk memperbesar

Percabangan ketiga : if/else/if

Percabangan if/else/if merupakan percabangan yang memiliki lebih dari dua blok pilihan.

Coba perhatikan flowchart berikut:

Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript

Perhatikan blok yang saya beri warna…

Ini adalah blok untuk percabangan if/else/if. Kita bisa menambahkan banyak blok sesuai dengan yang kita inginkan.

Contoh Program:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan if/else/if</title>
</head>
<body>
    <script>
        var nilai = prompt("Inputkan nilai akhir:");
        var grade = "";
        if(nilai >= 90) grade = "A"
        else if(nilai >= 80) grade = "B+"
        else if(nilai >= 70) grade = "B"
        else if(nilai >= 60) grade = "C+"
        else if(nilai >= 50) grade = "C"
        else if(nilai >= 40) grade = "D"
        else if(nilai >= 30) grade = "E"
        else grade = "F";
        document.write(`<p>Grade anda: ${grade}</p>`);
    </script>
</body>
</html>

Hasilnya:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
klik gambar untuk memperbesar

Pada program di atas, kita tidak menggunakan kurung kurawal untuk membuat blok kode untuk if/else/if.

karena hanya terdapat satu baris perintah saja. Yaitu: grade = (nilai grade)

Bila kita menggunakan kurung kurawal, maka program di atas akan menjadi seperti ini:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan if/else/if</title>
</head>
<body>
   <script>
    var nilai = prompt("Inputkan nilai akhir:");
    var grade = "";
    if (nilai >= 90){
        grade = "A"
    } else if(nilai >= 80) {
        grade = "B+"
    } else if(nilai >= 70) {
        grade = "B"
    } else if(nilai >= 60) {
        grade = "C+"
    } else if(nilai >= 50) {
        grade = "C"
    } else if(nilai >= 40) {
        grade = "D"
    } else if(nilai >= 30) {
         grade = "E"
    } else { 
        grade = "F";
    }
    document.write(`<p>Grade anda: ${grade}</p>`);
</script>
</body>
</html>

Percabangan yang keempat : switch/case

Percabangan switch/case adalah bentuk lain dari percabangan if/else/if.

Strukturnya seperti ini:

switch(variabel){
    case <value>:
        // blok kode
        break;
    case <value>:
        // blok kode
        break;
    default:
        // blok kode
}

Kita dapat membuat blok kode (case) sebanyak yang diinginkan di dalam blok switch.

Pada <value>, kita bisa isi dengan nilai yang nanti akan dibandingkan dengan variabel.

Setiap case harus diakhiri dengan break. Khusus untuk default, tidak perlu diakhiri dengan break karena dia terletak di bagian akhir.

Pemberian break bertujuan agar program berhenti mengecek case berikutnya saat sebuah case terpenuhi.

Contoh:
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan switch/case</title>
</head>
<body>
    <script>
        var jawab = prompt("Anda beruntung! Silakan pilih hadiahmu dengan memasukkan angka 1 sampai 5");
        var hadiah = "";
        switch(jawab){
            case "1":
                hadiah = "Tisu";
                break;
            case "2":
                hadiah = "1 Kotak Kopi";
                break;
            case "3":
                hadiah = "Sticker";
                break;
            case "4":
                hadiah = "Minyak Goreng";
                break;
            case "5":
                hadiah = "Uang Rp 50.000";
                break;
            default:
                document.write("<p>Upps! anda salah pilih</p>");
        }
        if(hadiah === ""){
            document.write("<p>Anda gagal mendapat hadiah</p>");
        } else {
            document.write("<h2>Selamat anda mendapatkan " + hadiah + "</h2>");
        }
    </script>
</body>
</html>

Hasilnya:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
klik gambar untuk memperbesar

Percabangan switch/case juga dapat dibuat seperti ini:

var nilai = prompt("input nilai");
var grade = "";
switch(true){
    case nilai < 90:
        grade = "A";
        break;
    case nilai < 80:
        grade = "B+";
        break;
    case nilai < 70:
        grade = "B";
        break;
    case nilai < 60:
        grade = "C+";
        break;
    case nilai < 50:
        grade = "C";
        break;
    case nilai < 40:
        grade = "D";
        break;
    case nilai < 30:
        grade = "E";
        break;
    default:
        grade = "F";
}

Pertama-tama, kita berikan nilai true pada switch, ini agar kita bisa masuk ke dalam blok switch.

Lalu di dalam blok switch, kita buat kondisi dengan menggunakan case.

Hasilnya akan sama seperti pada contoh percabangan if/else/if.

Percabangan Kelima : Operator Ternary

Percabangan menggunakan operator ternary merupakan bentuk lain dari percabangan if/else.

Bisa dibilang Operator Ternary adalah :

Bentuk singkatnya dari if/else.

Contoh:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan Ternary</title>
</head>
<body>
    <script>
        var jwb = prompt("Apakah Jakarta ibu kota indonesia?");
        var jawaban = (jwb.toUpperCase() == "IYA") ? "Benar": "Salah";
        document.write(`Jawaban anda: <b>${jawaban}</b>`);
    </script>
</body>
</html>

Fungsi dari method toUpperCase() untuk mengubah teks yang di input menjadi huruf kapital semua.

Hasilnya:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
klik gambar untuk memperbesar


Operator ternary berperan sebagai percabangan if/else:

var jawaban = (jwb.toUpperCase() == "IYA") ? "Benar": "Salah";
Apabila kondisi yang ada di dalam kurung—(jwb.toUpperCase() == "IYA")—bernilai true, maka nanti isi dari variabel jawaban akan sama dengan "Benar".
Tapi kalau bernilai false, maka variabel jawaban akan berisi "Salah".

Percabangan Keenam : Bersarang (Nested)

Kita juga dapat membuat blok percabangan di dalam percabangan. Ini disebut percabangan bersarang atau nested if.

Contoh:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <title>Percabangan Ternary</title>
</head>
<body>
    <script>
        var username = prompt("Username:");
        var password = prompt("Password:");
        if(username == "FajarYusuf"){
            if(password == "kopi"){
                document.write("<h2>Selamat datang pak bos!</h2>");
            } else {
                document.write("<p>Password salah, coba lagi!</p>");
            }
        } else {
            document.write("<p>Anda tidak terdaftar!</p>");
        }
    </script>
</body>
</html>
Hasilnya:
Mengetahui Percabangan Yang Ada Pada Javascript
klik gambar untuk memperbesar


Bonus: Menggunakan Operator Logika pada Percabangan
Percabangan bersarang, sebenarnya bisa kita buat lebih sederhana lagi dengan menggunakan operator logika.

Contohnya:

var username = prompt("Username:");
var password = prompt("Password:");
if(username == "FajarYusuf"){
    if(password == "kopi"){
        document.write("<h2>Selamat datang pak bos!</h2>");
    } else {
        document.write("<p>Password salah, coba lagi!</p>");
    }
} else {
    document.write("<p>Anda tidak terdaftar!</p>");
}
Ini dapat kita buat lebih sederhana lagi dengan operator logika AND (&&).
var username = prompt("Username:");
var password = prompt("Password:");
if(username == "FajarYusuf" && password == "kopi"){
    document.write("<h2>Selamat datang pak bos!</h2>");
} else {
    document.write("<p>Password salah, coba lagi!</p>");
}

Namun, ini bukanlah solusi terbaik.

Karena kita tidak bisa mengecek, apakah user terdaftar atau tidak.

Comments

Popular posts from this blog

Menambahkan Peraturan Komentar Pada Blog

Menambahkan Peraturan Komentar Pada Blog : Ngblog Menulis sebuah artikel dan dikomentari dengan link aktif/promosi produk dan kata kata spam lainnya memang tidak mengenakan anda mungkin akan sangat merasa kecewa sekali, anda mungkin seperti menulis sebuah artikel namun tidak dihargai karyanya oleh orang lain. Mungkin membuat aturan berkomentar di blog adalah salah 1 cara menetralisirnya, mungkin jika ada aturan tersebut orang berpikir 2 kali untuk meninggalkan komentar Spam, lalu bagaimana cara membuat aturan komentar tersebut? langsung saja kita praktekan Ikuti langkah berikut : Login ke bloger,masuk ke blog yang anda inginkan, Klik Setelan -> POS-KOMENTAR   Scroll kebawah dan cari menu "pesan formulir komentar" klik tambahkan , dan isi kolom sesuai keinginan kalian atau peraturan yang kalian inginkan.  Setelah selesai silakan klik simpan setelan dipojok kanan atas. Lihat hasilnya di blog kalian ,akan seperti ini : Jika ada pertanyaan...

Traha Infinity a lancé une campagne événementielle de pré-inscription

Moai Games a officiellement annoncé la sortie d’ un  nouveau  MMORPG  intitulé  Traha Infinity , dans la première moitié de 2022. Ce jeu mobile devrait se dérouler 200 ans avant les événements des précédents jeux  Traha , il a  des  graphismes  Full 3D  et optimisés performances haut de gamme pour smartphones. Traha a  été un énorme succès en Corée avec 4,2 millions de précommandes avant sa sortie officielle en 2019, le jeu mobile n’a jamais eu de sortie mondiale. Ce jeu a été développé par Moai Games et publié par  Nexon , et est devenu l’un des jeux les plus vendus de l’époque. Et maintenant,  Traha Infinity  continuera le même monde comme une suite, plutôt une préquelle. Le nouveau jeu présentera la même vision du monde et la même topographie que le jeu précédent, mais présentera un nouveau scénario. Ils se vantent d’ une qualité graphique  Full 3D haut  de gamme ainsi que d’un système optimisé pour les smartphones. Les joueurs pourront explorer l...

Contoh Program C++ : Konversi Bilangan Hexadesimal, Oktal , Biner.

Hai Pembaca FajarYusuf.Com yang pintar dan berwawasan tinggi, kali ini FajarYusuf.Com akan post Contoh Program C++ : Konversi Bilangan Hexadesimal, Oktal , Biner . Mari kita membuat program konversi bilangan yang sangat mudah di buat dengan menggunakan bahasa pemrograman C++. Yaitu dengan menggunakan type data long, untuk Hexadesimal dengan rumus : <<hex<<desimal (merubah dari bilangan Desimal ke Hexadesimal) , untuk Oktal dengan rumus : <<oct<<desimal (merubah dari bilangan Desimal ke Oktal). Dan untuk biner dilakukan pembagian 2. Contoh Coding Program C++ Konversi Bilangan: #include<iostream> using namespace std; int main() { long desimal, pembagi=1073741824, bit; cout<<"Nilai Desimal : "; cin>>desimal; cout<<"Hexadesimal = "<<hex<<desimal<<endl; cout<<"Oktal = "<<oct<<desimal<<endl; ...